Jumat, 27 Januari 2012

Afriyani OoHH afriyani





 5 hari pasca tragedi kecelakaan mobil maut yang menewaskan 9 orang di jalan Ridwan Rais Gambir Jakarta, gaungnya makin membahana di media.


Gelombang sumpah serapah dan hujatan yang
ditujukan kepada pengemudi mobil yang diduga berada dalam pengaruh
narkoba dan miras, Afriani Susanti, tak putus membanjiri berbagai media.
Terutama pada forum-forum diskusi online dan situs-situs jejaring
sosial, seperti twitter dan facebook.


Mulai dari yang menggunakan kata-kata agak keras, sampai yang menggunakan kata-kata vulgar dan melecehkan!


Tak apalah, karena semua itu merupakan
bagian dari dinamika aktivitas masyarakat di dunia maya yang tanpa
batas, dalam rangka menemukan jati diri kita yang sebenarnya.


Tapi perlu di ingat. Pada batas-batas
tertentu, segala macam hujatan dan sumpah serapah yang mengarah kepada
Afriani, pada saat yang tepat juga akan menohok diri pribadi.
Menggelitik nurani kita untuk menghakimi diri sendiri.


APAKAH KITA TIDAK SEPERTI AFRIANI, yang
menerapkan gaya hidup tidak sehat, menggunakan barang dan mengkonsumsi
makanan atau minuman yang membahayakan kesehatan bahkan nyawa?


APAKAH KITA TIDAK SEPERTI AFRIANI, yang
sering melakukan atau pernah melakukan hal-hal bodoh dan konyol, yang
tidak hanya akan membahayakan diri sendiri. Tetapi juga berpotensi dapat
mencelakai orang lain?


APAKAH KITA TIDAK SEPERTI AFRIANI, yang
mengabaikan aturan-aturan dalam berlalu-lintas di jalan raya? Apakah
kita pernah mengendarai mobil atau motor tanpa kelengkapan surat-surat
seperti yang dipersaratkan?


APAKAH KITA TIDAK SEPERTI AFRIANI, yang
memaksakan diri untuk mengendarai mobil atau motor, sementara karena
alasan dan sebab-sebab tertentu, kondisi fisik dan psikis tidak
memungkinkan untuk melakukan dengan aman?


APAKAH KITA TIDAK SEPERTI AFRIANI, yang
dengan sengaja melanggar aturan lalulintas dan sesudahnya tak pernah
merasa bersalah dan terus melakukan semua itu?


Mungkin kita pernah melakukan semua itu,
namun TIDAK SEPERTI AFRIANI, kita masih beruntung belum mengalami nasib
buruk seperti yang terjadi padanya kemarin tanggal 22 januari 2012.


Kini saat yang tepat untuk bertanya pada
nurani, APAKAH KITA TIDAK INGIN SEPERTI AFRIANI? Kalau jawabnya TIDAK,
apa yang mesti kita lakukan mulai dari SEKARANG?!


Artikel : E. Sudaryanto @ Kompasiana

Terkait

Description: Afriyani OoHH afriyani Rating: 4.5 Reviewer: Sinta Ayu ItemReviewed: Afriyani OoHH afriyani
Al
Mbah Qopet Updated at: 00.58